• Compassion in Diversity

    Kemewahan Batik di Pendopo Banyuwangi
    Refleksi Fashion Banyuwangi Priscilla Saputro

Kemewahan Batik di Pendopo Banyuwangi: Refleksi Fashion Banyuwangi Priscilla Saputro

 

 

Pendopo, itu nama yang lebih dikenal dari bangunan Shaba Swagata Blambangan. Saat Anda memasuki Banyuwangi, tanyakan saja di mana pendopo, dan setiap orang akan dengan penuh sukacita mengarahkan kita. Awalnya bangunan tersebut didirikan sebagai pusat pemerintahan, sekaligus simbol berkuasanya pemerintah kolonial Belanda atas bumi Banyuwangi. Kini, sebagai rumah tinggal Bupati Banyuwangi ia menjadi simbol kemerdekaan, dan jauh lebih penting lagi, sebagai simbol persaudaraan kemanusiaan yang melintasi batas-batas suku, agama, ras, bahkan bangsa. Pasalnya, orang dari berbagai latar belakang yang begitu nyaman satu sama lain dari waktu ke waktu berkumpul dengan bebas di kediaman Bapak Aswar Anas ini, Bupati yang belum lama dipilih menjadi salah satu Tokoh Muda Inspirasi 2014.

Di lokasi inikarya-karya fashion Priscilla Saputro berpadu harmonis dengan lingkungannya. Koleksi yang bertajuk “Compassion in Diversity” ditampilkan dalam Banyuwangi Batik Festival 2014 atas undangan pemerintah daerah Banyuwangi. Motif yang diangkat adalah Kangkung Setingkes (seikat kangkung) yang merupakan motif aseli batik Banyuwangi yang tampil pada batik-batik yang menjadi bahan utama ciptaan Priscilla. Bersama dengan artisan pembatik Batik Nyonya Indo, Priscilla dan Moses suaminya memproses ulang dan mengembangkan bahan-bahan tradisi tersebut menjadi fashion yang mewah.

2 Collection 2014
Collection 2014 3
4 Collection 2014
Collection 2014 5
6 Collection 2014

 

Taman yang miring meninggi dibaliknya menyimpan kamar-kamar bak bunker yang mendapat pencahayaan alami tanpa perlu air conditioner. “Sumur-sumur” berdinding batu yang mencuat dari taman miring tersebut sejatinya adalah cerobong untuk menangkap cahaya matahari, sehingga di siang hari ruang-ruang di dalam bungker tersebut tidak membutuhkan penerangan listrik. Ini semua adalah buah dari visi green design Bapak Aswar Anas.

Batik Banyuwangi dengan kekuatan warnanya, dipadu serasi dengan kain beludru. Priscilla ingin menunjukkan kemewahan, namun yang dibayangkannya adalah kayanya hati orang Banyuwangi yang dengan tangan terbuka menerima pelancong yang datang ke daerahnya. Di lain pihak, kekuatan warna merefleksikan ketegasan dan semangat orang Banyuwangiyang banyak dipengaruhi oleh lingkungan kelautan yang mendominasi wilayahnya.

Collection 2014 7
8 Collection 2014
Collection 2014 9
10 Collection 2014

Ruang tamu Pendopo memberi latar gaya kolonial yang mewah. Ketiga model, Shabrina Sungkar, Inez Adeleide dan Fariz yang berbalut fashion batik Banyuwangi karya Priscilla melebur dalam interiornya, menghasilkan gaya anggun sekaligus kuat dalam tradisi.

Collection 2014 11
12 Collection 2014
Collection 2014 13
14 Collection 2014
Collection 2014 15
16 Collection 2014
Collection 2014 17
18 Collection 2014
Collection 2014 19
20 Collection 2014
Collection 2014 21


Banyuwangi 2014

X

CONTACT

Thanks for your email

Lorem ipsum dolor sit amet, vel ad sint fugit, velit nostro pertinax ex qui, no ceteros civibus explicari est. Eleifend electram ea mea, omittam reprehendunt nam at. Putant argumentum cum ex. At soluta principes dissentias nam, elit voluptatum vel ex.